Review Buku CINTA PALING RUMIT Karya Boy Candra

Review Buku Cinta Paling Rumit Karya Boy Candra

Boy Candra merupakan seorang penulis muda yang telah banyak melahirkan karya-karya buku. Sedangkan “Cinta Paling Rumit” ini merupakan buku ke-13 nya yang benar benar telah memperlihatkan dan membawa kita ke dunia percintaan yang begitu penuh lika-liku.

Selain menulis buku, pria yang lahir pada tahun 1989 ini juga sering mengisi pelatihan/seminar penulisan kreatif di berbagai tempat di Indonesia. Aktif  di berbagai media social dengan nama: boycandra.

Buku Cinta Paling Rumit sejatinya adalah buku kumpulan cerita yang terbit pertama kali pada januari 2018, dan diterbitkan oleh penerbit KataDepan. Wah, bahan cerita masih terasa segar dan bagi kalian yang hobi membaca  pas sekali menjadikan buku ini sebagai bahan bacaan di tahun 2018.

Sinopsis :

Dari sudut kota yang jauh, perasaan kepadamu tetaplah hal yang utuh, sebab kamu bagian dari rencana rencana besarku. Bagian penting dari hal-hal yang kumiliki dalam hidupku, Maka, bertahanlah di sana tanpa rasa curiga, tanamkan dalam dadamu apa yang aku perjuangkan sepenuh jiwa.

Bersabarlah disana, biar kukembangkan lebih lebar lagi sayapku disini. Semoga tidak lama lagi semesta memisahkan kita. Agar segala yang membuatmu cemas dan ragu bisa tiada.

Cinta paling rumit merupakan salah satu dari sekumpulan cerita yang terdapat pada buku, dan menurut saya sendiri cinta paling rumit bukanlah cerita pamungkas dari buku ini. Nyatanya banyak cerita-cerita romansa yang benar-benar dewasa yang coba dihadirkan oleh penulis. Dewasa disini maksudnya adalah dalam perihal konflik dan penyelesaiannya.

Cinta memang menjadi landasan utama dalam setiap cerita. Namun tak bisa dipungkiri keterkaitan cinta dengan banyak hal lainnya membuat cerita-cerita dalam buku ini menjadi unik dan menarik. Salah satunya sebut saja bagaimana keterkaiatan cinta dengan politik, cinta dan hal-hal mistis dan banyak lagi keterkaitan menarik lainnya.

Cerita “Cinta Paling Rumit” adalah cerita pertama hadir dengan membahas sisi gelap dalam dunia menulis dan dikaitkan dengan pertemuan cinta. Lumayan menarik sebagai cerita pembuka bagi saya.

Salah satu cerita menarik bagi saya adalah “Hilang”, menceritakan tentang seorang yang telah terkenal dan setelah itu tiba-tiba menghilang tanpa kabar. Seorang tersebut nyatanya melarikan diri dari hiruk pikuk kota ke sebuah desa di kaki gunung yang tidak banyak diketahui orang. Dan bagaimana nantinya cinta menemukannya. Dicerita ini pekat sekali dengan unsur karir dan cinta yang rumit bagi tokohnya.

“Kepopuleran sesungguhnya adalah cara paling ampuh membunuh ruang bagi diri sendiri. Membunuh kebebasan bagi diri sendiri.”

Cerita “Di Kedai Kopi Cepat Saji Ibu Kota Itu” juga tak kalah menarik, bagaimana tragisnya cinta yang dihadapi oleh salah seorang tokoh. Tentang impian seorang tokoh dan bagaimana orang sekelilingnya meremehkannya. Cinta hadir dan cinta turut meragukan dan meremehkannya.

“Hari Paling Pahit” juga turut menghadirkan sisi paing rumit dalam hal hubungan percintaan, dimulai dari nongkrong di dalam café sembari menulis beberapa bahan untuk cerita, mendengar celoteh muda-mudi yang sedang kasmaran setelah itu lanjut dengan kisah percintaan tokohnya yang sedang ambigue dan buntu akan perjalanan cintanya kedepan.

“Tidak penting kamu cantik atau tidak, yang penting itu kamu adalah milikku. Itu lebih dari segalanya. Percuma cantik, kalau bukan milikku.”

“Ashiran Munak penulis yang mati bunuh diri itu adalah kekasihku” adalah ceita cinta yang paling ironis. Di latar belakang seorang penulis yang hebat bermain kata-kata layaknya seorang pujangga ada hal perih yang menghimpit karir sebagai seorang penulis. Wah-wah ini merupakan cerita yang paling tragis dan membuat pembacanya menjadi iba.

“Banyak yang beramah-tamah, tetapi menyimpan pisau yang haus darah. Hati-hatilah”

Selain bercerita tentang dua orang tokoh yang saling terikat oleh sebuah hubungan, juga dari beberapa kumpulan cerita ini hadir juga cerita fable. Berjudul “Kisah Gagak dan Ayam Hutan”, membaca kisah ini seolah saya teringat akan kisah pendek dari negri jerussalem. Kira-kira seperti itu lah, bagi kalian yang tahu.

Secara keseluruhan, dari total cerita yang hadir sebanyak 22 kumpulan cerita, kebanyakan dari cerita sangat sukses membuat saya tertegun dan takjub. Karena unsur cerita cinta yang dihadirkan bukanlah cerita cinta remaja yang penuh kasmaran dengan penyampaian yang agak lebay, bukan.

Cerita cinta yang coba disampaikan pada buku ini memang sangatlah penuh dengan pesan moral yang dewasa. Karir, politik, hubungan timbal balik anak-orang tua, persahabatan, ketimpangan social, mistik dan tragedy. Kesemuanya telah dibungkus secara universal dan tidak hanya sekedar bahan bacaan untuk pembacanya tetapi juga sebagai bahan pembelajaran.

Sekian dulu Review Buku Cinta Paling Rumit Karya Boy Candra , tentu buku ini sangat layak untuk kalian baca dan rekomendasi sekali dijadikan bahan bacaan di tahun 2018 pastinya.


Untuk rekomendasi Buku-buku lainnya kalian bisa cek di artikel bawah ini :

4 Balasan untuk “Review Buku CINTA PALING RUMIT Karya Boy Candra”

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *