Seberapa penting peran kartu grafis(VGA) pada sebuah Laptop

peran kartu grafis(VGA)
Kartu grafis nVidia dan AMD Ati Radeon

Ketika ingin membeli sebuah Laptop tentu kita sangat memperhatikan spesifikasi apa saja yang tertanam pada perangkat tersebut. Sesuai dengan kebutuhan, apakah perangkat tersebut menjadi faktor utama pada sebuah pekerjaan dan adakah peran kartu grafis(VGA) pada sebuah pekerjaan tersebut. mari kita telaah, kartu grafis(VGA) seperti apa yang cocok pada kalangan tertentu.

Apakah kalian seorang pekerja kantoran yang membutuhkan laptop untuk menunjang pekerjaan, namun memiliki hobi bermain games. Atau seorang mahasiswa yang membutuhkan sebuah laptop untuk membuat tugas-tugas kuliah dan juga addicted untuk bermain games. Atau seorang anak sekolahan yang menyelingi waktu untuk grafik desain seperti editing poto atau membuat animasi 2D maupun 3D. Atau terlebih lagi kids zaman now, yang hobi vlog, tentu membutuhkan laptop untuk mengedit vidio.

peran kartu grafis(VGA)
ilustrasi persaingan brand besar pada pasaran kartu grafis. Sumber poto : Tech Reaper.com

Peran VGA pada laptop dimasa sekarang teramat penting. Bisa kita lihat persaingan antar brand VGA yakninya nVidia dan AtiRadeon yang memang sudah sangat lama menjadi acuan terhadap pemakaian-pemakaian kartu grafis.

Disini saya tidak akan membahas latar belakang atau sejarah perkembangan kartu grafis nVidia ataupun AtiRadeon, Namun lebih ke membandingkan secara santai apa-apa saja yang mesti diketahui pada perangkat tersebut.

Kita bahas dahulu produk AMD AtiRadeon dan perannya dalam dunia gaming, Sejak tahun 2014 lalu, AMD memperkenalkan R-Series sebagai pilihan kartu grafis dengan pilihan spesifikasi yang cukup ideal untuk performa gaming sesuai dengan segmentasi berbagai konsumen. Dan tidak tanggung-tanggung, AMD menghadirkan pilihan R-series yang bisa disesuaikan dengan anggaran, mulai dari pilihan terendah hingga pilihan tertinggi.

Pilihan GPU ini hadir dengan arsitektur GCN alias Graphics Core Next, dimana ini dikembangkan oleh AMD untuk GPU mereka sebagai penerus mikroarsitektur TeraScale / set instruksi. Produk pertama yang menampilkan GCN diluncurkan pada tahun 2011.

pilihan GPU R-series hari ini masih banyak kita temukan pada jajaran laptop entry level hingga pilihan kelas menengah. Namun, pilihan R-series untuk laptop memiliki keterbatasan dan tidak bisa bersaing dengan pilihan high-end dari grafis Nvidia, karena nyatanya AMD sengaja memberikan pilihan yang jauh lebih terjangkau untuk performa yang cukup ideal untuk kebutuhan gaming hari ini.

Bahkan, jajaran laptop yang memakai GPU AMD biasanya memiliki harga yang jauh lebih menyenangkan untuk pengguna yang memiliki anggaran terbatas.

Salah satu rekomendasi saya adalah seri R7, seri ini bisa memberikan performa yang cukup ideal serta pilihan harga yang terjangkau. AMD menyebutnya sebagai pilihan GPU yang seimbang antara kecepatan,
produktivitas dengan harga yang tepat untuk laptop anda.

Pilihan Seri R7 biasanya memiliki maksimum VRAM hingga 4GB GDDR5 dengan nilai CUs (Compute Unit) sebesar 8, memori interface 128 bits dan tingkat clockspeed sebesar 1125 Mhz maksimum. Jika anda memiliki laptop dengan pilihan grafis radeon R7, maka anda sebenarnya bisa memainkan hampir semua pilihan game, namun dengan tingkat pengaturan low hingga menengah (beberapa game terdahulu bisa mencapai pengaturan maksimum).


Kalau pemilihan untuk produck nVidia mungkin kalian agak sedikit bingung melihat tipe dan jenis perangkat-perangkatnya. Saya akan jelaskan sedikit tentang VGA Card produksi NVidia, apa perbedaan antara GT, GTS, dan GTX pada kode seriGPU (Graphic Processing Unit) yang akan Anda beli? atau sekedar jadi bahan perbandingan untuk teman.

Jika kita menelusuri seri Video Graphics Card yang dirilis oleh NVidia, maka kita akan menemukan kode “prefix” di depan angka-angka yg melambangkan seri dan katagori dari kartu grafis tersebut. Seperti misalnya pada kartu grafis NVidia GTX 650 Ti. Penjelasan sederhananya adalah sebagai berikut:

“GTX” adalah kode prefix awalan yg dimaksud diatas, sedangkan angka “650” melambangkan generasi serta seri chipset GPU, dan yg terakhir “Ti” adalah embel-embel semacam gimmick marketing dari NVidia, kemungkinan diambil dari kata “Titanium” yg merupakan pembaruan dari seri kartu grafis yg sama, sekaligus menandakan seri VGA Card tersebut telah ditambahkan sejumlah fitur agar mendapat performa yg lebih baik, sebagai bukti dapat dilihat perbedaan jumlah cuda cores antara GTX 650 dengan GTX 650 Ti.

Saya akan jelaskan secara urut dari kode GPU yang berkinerja terendah ke tertinggi:

GS:
Merupakan kartu grafis standar dengan clocks yang tidak terlalu tinggi dan memang dirancang untuk performa minimum.

GT:
Seri GT hanya berbeda tipis dari GS, dengan core clocks yang lebih tinggi dan mungkin juga ditambahkan lebih banyak memory onboard. Ini pada dasarnya masih merupakan kartu grafis yg tidak terlalu menghasilkan lonjakan performa signifikan namun harganya lebih murah.

GTS:
Ditambahkan lebih banyak RAM onboard dan memiliki clocks yang lebih tinggi dari core clocks biasa. Mungkin juga ditambahkan pixel shaders atau pixel pipelines untuk meningkatkan kinerja kartu grafis.

GTX:
Memiliki memory paling besar dari keseluruhan seri GPU dan clock yang lebih tinggi dari semua yang disebutkan diatas. Juga termasuk lebih banyak pixel pipelines dan biasanya mengalahkan performa GS minimal 15 sampai 20% lebih tinggi dari versi GS.

ULTRA:
Ini adalah GPU yang memuncaki daftar kartu grafis tercepat dari seri yang sama. Memory yang terbanyak dan terbaik, ditanamkan core clocks
maksimal yang mampu ditangani oleh GPU seri tersebut. Juga jumlah maksimal shaders, pipelines, dan mengalahkan performa GTX 25 hingga 30 persen.

Kebanyakan pada laptop-laptop yang mengusung nVidia sebagai kartu grafis dengan pilihan medium categori kebanyakan memakai dengan tipe GT. Contoh seperti laptop saya sendiri yang mana saya beli pada 2011, awal membeli laptop ini termasuk kategori medium class gaming dengan penggunaan nVidia GT540m 1GB.

Namun untuk sekarang 2018, spesifikasi laptop saya ini dalam kelas gaming sendiri sudah dikategorikan dalam low end, mengingat perkembangan teknologi yang sangat bergegas dan kita tidak tahu kapan sebuah teknologi bakalan stack pada posisi tertentu. Sebelumnya saya sudah bahas tentang pemilihan laptop untuk kalangan-kalangan tertentu, seperti apakah kalian pencinta desain atau seorang gamers atau hanya seorang pekerja kantoran, bisa cek disini.

Sekian penjelasan singkat dari saya tentang pengaruh kartu grafis terhadap pemakaian sebuah Laptop. Memang tidak detail, tidak menjelaskan sejarah perkembangan dari ke dua produk. Hanya saja lebih kepemakaian pada era sekarang ini, apa saja yang sepatutnya diketahui tentang perangkat kartu grafis(VGA) pada Laptop.

 

Baca juga isu-isu tentang Laptop lainnya yang sering menghampiri dalam kehidupan sehari-hari yang sudah saya bahas :

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *