Review Little Forest (Korean Movie 2018) – Seni Menikmati Hidup ala Little Forest

Review Little Forest

Little Forest merupakan film layar lebar korea yang rilis pertama kali di penghujung tahun 2018 dan di sutradarai oleh Yim Soon-rye dengan menggandeng Kim Tae-ri sebagai peran utama. Apa yang membuat film ini begitu menarik bagi rasssian ?

kita bercerita tentang bagaimana film ini secara tidak sengaja di temukan dan ditonton oleh pemilik blog ini. Saya mengaku bukanlah penyuka drama maupun film-film korea, meskipun dulu sempat ter-influense oleh seseorang. Namun setelah itu tidak ada sama sekali, bahkan bisa dikatakan sangat jarang saya mengkonsumsi film korea.

Secara tidak sengaja saya temukan di situs film-film bajakan hanya dengan membaca sinopsis nya yang beberapa baris saja dan saya sendiri bisa menebak “Wah, sepertinya tema film ini memang cocok”. Ealah, setelah ditonton membuat saya terpukau dan takjub bukan kepalang.

Sebagai catatan awal, Little Forest sendiri sebenarnya di adaptasi dari sebuah manga yang berjudul sama dibuat oleh Daisuke Igarashi. Filmnya sendiri Telah dulu terbit versi jepangnya dengan 2 seri film. Berbeda dari versi Jepang yang terdiri dari dua film, Summer/Autumn dan Winter/Spring, Little Forest versi Korea bisa dinikmati hanya dalam satu film.

Sinopsis :

Pada suatu musim dingin, Hye-won (Kim Tae-ri) memutuskan untuk pulang ke kampung halamannya setelah gagal ikut ujian guru. Sedih dan kecewa, ia berniat ‘melarikan diri’ selama beberapa hari di rumah masa kecilnya.

Sesampainya dirumah ia tak bisa membendung rasa laparnya, jadilah Hye-won tersebut melengkapi bahan makanan dengan mencari di sekitar rumahnya. Ia pun menghabiskan hari-hari yang tenang dengan memasak aneka makanan sederhana dari bahan-bahan yang ada di sekitarnya sembari mengenang kebersamaannya bersama sang ibu (Moon So-ri). Ibunya adalah seorang single parent, perempuan mandiri yang pintar memasak dan selalu mengajarinya hal-hal menakjubkan. Tapi suatu hari, tiba-tiba ibunya minggat entah kemana dan hanya selalu mengiriminya surat-surat.

Meski awalnya hanya ingin tinggal beberapa hari di desa, tapi Hye-won kemudian ternyata mulai merasa betah. Kehidupan di desa ternyata tak seburuk yang ia pernah bayangkan ketika masih remaja dulu. Apalagi kemudian juga ada dua sahabat masa kecilnya, Eun-sook, yang seumur hidup tak pernah meninggalkan kampung halamannya, dan Jae-ha (Ryu Jun-yeol), yang memutuskan keluar dari perusahaan di kota karena tak tahan di atur-atur dan memilih pulang ke desa menjadi petani. Di antara waktu-waktu senggang , mereka menghabiskan kebersamaan yang menyenangkan.

Secara tidak sengaja ternyata film ini mengangkat tema masak-masakan. Sebenarnya saya sendiri sangat ngeh menonton film dengan tema masak-memasak, chef atau cerita koki-koki yang luar biasa dan semacamnya. Oh no, tetapi Little Forest menyibak hal tersebut dengan sudut pandang yang baru dengan sangat sederhana. Bagaimana unsur-unsur ceritanya di mixing sehingga persepsi orang-orang tentang film masak-masakan yang sebelumnya membosankan menjadi sebaliknya.

Selain itu berbagai konflik dan scene suguhan suasana kehidupan desanya menjadi nilai lebih film ini. Konflik seperti kehidupan kota yang terasa monoton dan membuat tokohnya lelah menghadapi kehidupan, konflik tentang keluarga, persahabatan dan tak lupa pula konflik cinta-cintaan meskipun tidak diprioritaskan dalam film ini. Seperti yang saya sebutkan di awal tadi, bukan hanya masak-masakan tetapi kita sebagai penonton juga bakal di informasikan tentang bertani mulai dari menanam, hingga panen sekalipun, semuanya detail dan disampaikan dengan sangat sederhana.

Saya sendiri takjub dengan tokoh Hye-won ini, bagaimana ia membuat dan menikmati makanannya yang berbeda setiap harinya. Mulai dari makanan khas daerah, makanan paling sederhana hingga makanan kekinian, yang lebih hebatnya lagi ia meracik minuman kerasnya sendiri.

Kita bahas bagian castingnya Kim Tae-ri selaku peran utama, baru kali ini saya lihat( itu terjadi karena saya sangat jarang menonton film korea), sembari menonton jujur saja saya searching tentang peran utamanya ini. Karena film ini melalui beberapa musim saya lihat Kim tae-ri semakin kurus dari pertengahan hingga penghujung film. Saya suka mulai dari bagaimana emosionalnya, ia bersikap, ia tersenyum bahagia tampak begitu manis dan ketika ia cemberut ia tampak begitu berbeda “Ini dia ga sih?”. Waah, semua gaya beractingnya berasa profesional mengingat film-filmnya sendiri yang belum begitu banyak.

peran lainnya yaitu Jae-ha yang dilakoni oleh Ryu Jun-Yeol dan Jin ki-joo berperan sebagai eun-sook. Kedua peran ini menjadi sahabat dekat Hye-won, tidak hanya itu mereka pun sebenarnya sahabat sedari kecil. Eun-sook yang diperankan oleh Jin ki-joo juga memiliki acting yang sangat baik, saya suka bagaimana karakternya yang 180 derajat berbeda dengan peran yang dilakoni oleh Kim Tae-ri. Saya tidak terlalu banyak komentar dengan tokoh-tokoh yang lain. Semua peran yang digaet oleh sang sutradara sangatlah pas.

Kalian akan suka film ini jikalau kalian :

  • Penikmat dan suka film-film korea.
  • Kalian mengenal Kim Tae-ri dari peran-perannya di film lain.
  • Mencari film dengan unsur-unsur Healing Movie.
  • Suka dengan scene yang indah-indah.
  • Suka makan dan masak. (dari makanan yang ringan-ringan, makanan yang unik, makanan daerah hingga makanan sekelas internasional).

Review Little Forest

Judul : Little Forest / Liteul Poreseuteu

Negara : Korea Selatan

Rilis : Q3′ 2018

Direktor : Yim Soon-rye

Durasi : 103 menit

Kesimpulan Review Little Forest, tentu saja film ini sangat rekomendasi buat kalian. Best of The best lah pokoknya. Alur cerita nya santai dan tidak akan membuat kalian pusing, scene pedesaan dan suasana alam nya sangat memanjakan mata, konflik yang diangkat pun dapat menyadarkan kita, scene masak-memasak hingga tokoh nya menikmati makanannya tersebut membuat kita sebagai penonton menjadi tergiur. Alangkah bahagia nya mendapatkan istri yang mempunyai skill memasak seperi Hye-won ini. 😀

Untuk kalian yang benar penasaran bisa diobati dengan trailernya dibawah ini :


Baca juga ulasan menarik seperti Rekomendasi dan Review film maupun buku lainnya :

 

 

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *